www.AlvinAdam.com


Warta 24 Nusa Tenggara Barat

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On 18.21

Cuma Empat Pasangan Calon yang Akan Bertarung di Pilgub 2018


MATARAM-Peta siapa-siapa yang bakal bertarung dalam perhelatan pemilihan Gubernur NTB 2018 final sudah. Maksimal, dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut, hanya empat pasang kandidat yang bisa mendaftar. Hal ini diketahui setelah PKB resmi melabuhkan dukungan ke pasangan HM Suhaili FT-H Muhammad Amin, kemarin (5/1).

Sebelum PKB melabuhkan dukungan, sempat muncul desas-desus, bahwa akan ada satu pasangan calon lagi yang bisa bertarung dalam Pilgub NTB. Mengingat, PKB, PBB dan Partai Hanura, tiga partai yang belum melabuhkan dukungan, masih memungkinkan berkoalisi dan mengusung satu pasangan calon.

Ada figur seperti Prof H Farouk Muhammad yang kini anggota DPD RI dari NTB dan Inspektur Kodan IX Udayana Kolonel CZI HL Rudi Irham Srigede dan KH Zulkifli Muhadli yang kini Ketua DPW Partai Bulan Bintang NTB yang memungkinkan memainkan skenario ini. Namun, dengan b erlabuhnya PKB ke pasangan Suhaili-Amin, maka pupus sudah skenario pasangan calon kelima tersebut.

Dengan peta tersebut, maka pasangan Suhaili-Amin resmi didukung Partai Golkar, Partai Nasdem dan PKB. Kandidat dari partai lagi yakni pasangan H Ahyar Abduh-Mori Hanafi yang didukung Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Juga pasangan Zulkieflimansyah dan Hj Sitti Rohmi Djalilah yang didukung Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera.

Sementara satu pasang kandidat lagi yakni HM Ali Bin Dachlan-HL Gde Sakti Amir Murni yang maju melalui jalur perseorangan.

Baca Juga :

  • Kandidat Nasdem Siap Menangkan Suhaili-Amin
  • Rohmi dan Ali Catat Sejarah, AMAN “Jinakkan” Gerindra-PDIP
  • Cuma Empat Pasangan Calon yang Akan Bertarung di Pilgub 2018
  • Menanti Tiket PKB, Hasanain Tegaskan Tetap Bersama Sulhan
  • Suhaili-Amin Akan Daftar di Hari Pertama
  • Adu Ge ngsi Calon Parpol dan Independen
  • Waktu Ali-Sakti Mepet, 100 Ribu KTP Harus Siap 20 Januari
  • PAN Digenggam Ahyar-Mori
  • Baliho Suhaili-Amin Catut Lambang Muhammadiyah
  • Terkait Foto TGB di Baliho Zul-Rohmi, Mahally: Sama Foto Saja Takut

Melihat peta dukungan partai dan dukungan KTP untuk calon perseorangan, empat pasang kandidat tersebut dipastikan bisa mendaftar di KPU pada 8-10 Januari 2018. Namun, apakah empat kandidat tersebut akan dinyatakan memenuhi syarat sebagai pasangan calon, tetap harus menunggu keputusan KPU pada 12 Februari 2018.

Terutama kandidat yang bertarung melalui jalur persorangan. Mengingat, pasangan ini harus menyetorkan dukungan 101 ribu KTP lagi ke KPU paling lambat 20 Januari 2018. Namun, Ali BD kepada Lombok Post telah mengklaim, dirinya sudah siap dengan 150 ribu KTP, sehingga meyakinkan publik kalau tak ada yang harus diragukan dari dia dan pasangannya.

Akhiri Spekulasi

Sementara itu, kepastian arah dukungan PKB menjadi akhir dari membuncahnya aneka spekulasi terhadap partai besutan H Muhaimin Iskandar tersebut. Kemarin, segala spekulasi itu pun berakhir. Di Jakarta, di kantor DPP PKB, Muhaimin Iskandar menyerahkan langsung SK dukungan pada pasangan Suhaili-Amin. Hadir menerima SK tersebut H Muhammad Amin.

“Final, kami ke paket Suhaili-Amin,” kata Muhaimin sebagaimana disampaikan Ketua PKB NTB HL Hadrian Irfani.

Diwawancara melalui sambungan telepon, Hadrian yang juga berada di Jakarta terkait kegiatan tersebut mengatakan banyak aspek yang jadi pertimbangan akhirnya Suhaili-Amin yang dipilih.

“Intinya PKB lebih nyaman dengan Suhaili-Amin,” tegasnya namun tak menjelaskan secara terperinci.

Terpisah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasdem NTB Ardani Zulfikar kepada Lombok Post mengatakan, pilihan PKB merupakan jawaban realistis atas kondisi politik NTB. HM Suhaili FT sebagai warga nahdliyin membuat PKB sukar untuk berpa ling. Nasdem sejak awal dikatakannya sangat yakin akan peluang mendapat dukungan PKB.

“Selain alasan nahdliyin, Suhaili-Amin juga paling berpeluang menang, makanya PKB dukung,” katanya sesumbar.

Dia menegaskan SK yang diberikan sudah dalam bentuk salinan B1KWK sesuai yang digunakan mendaftar KPU. Sehingga segala keraguan dan spekulasi bahwa keputusan kali ini bisa berubah harusnya diakhiri.

“Sudah benar-benar final,” katanya.

PKB memang menjadi partai yang paling liar pergerakannya. Paket Ahyar-Mori sempat sangat yakin akan peluang diusung PKB. Sehingga, jelang deklarasi di Masbagik, Lombok Timur (1/10) lalu, berbagai baliho mencantumkan logo partai tersebut, termasuk memampang wajah Muhaimin dimunculkan. Namun, sehari sebelum Ahyar-Mori melakukan deklarasi, tepatnya (30/9), Hadrian hadir dalam pengenalan paket Suhaili-Amin di Praya, Lombok Tengah.

PKB akhirnya juga tak datang kala Ahyar-Mori melangsungkan deklarasi. Namun kala deklarasi Suhaili -Amin akhirnya benar-benar dilaksanakan (7/12) lalu, PKB tak mengirimkan satupun utusan. Belakangan gilihan Zul-Rohmi yang diakomodir. Keduanya diundang ke Jakarta untuk mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan, meskipun sebenarnya prosea itu sudah ditutup jauh hari.

Manuver jelang tutup tahun 2017 itu bahkan membuat Amin pasrah. Kala itu, pria yang juga Wakil Gubernur NTB itu menegaskan legowo paket Suhaili-Amin ditinggalkan PKB. Berbanding terbalik, Zul-Rohmi yang kini dibuat sangat yakin dengan peluangnya mengunci PKB.

“PKB sudah selesai, jelas dengan kami,” kata Zulkieflimansyah dua hari berturut-turut, yakni kala deklarasi Zul-Rohmi di Pancor (31/12/2017) dan saat deklarasi di Mataram sehari berselang (1/1) lalu.

Belum usai kejutan PKB, belakangan kubu Ahyar-Mori kembali diberi angin surga. Bahkan hingga Kamis malam (4/1) Mori Hanafi yang akan digandeng TGH Ahyar Abduh sangat yakin dengan peluangnya.

“PKB masih, tadi (Kamis,Red) malam ditu nda,” kata Mori siang kemarin.

Namun, saat Lombok Post menegaskan sudah ada surat undangan untuk Suhaili-Amin, bukan Ahyar-Mori, barulah ia menyadari kembali dikecewakan untuk kali kesekiannya oleh PKB.

“Memang semua penuh misteri, terus terang sampai sore kemarin masih di kita,” jawabnya.

“Ya sudah tak apa-apa,” jawabnya lagi menolak berpolemik dengan pilihan PKB.

Terpisah, Zul kepada koran ini mengatakan dirinya bisa memahami pilihan PKB yang akhirnya tak jadi mendukungnya. Dia meyakini pilihan PKB tak lepas dari dinamika daerah lain yang juga mengadakan pilkada. Artinya ada kesepakatan tertentu antar para petinggi untuk menjalankan sejumlah skema koalisi di daerah.

Terkait keyakinannya yang berulang kali menegaskan PKB pasti mendukung Zul-Rohmi, ia mengatakan itu tak lepas dari semua urusan dengan PKB yang sudah dipenuhi dan diselesaikan. “Dan pembicaraaan dengan DPW dan DPP juga sudah,” jawabnya.

Dengan demikian, tentu pihaknya m erasa yakin akan peluangnya. Namun jika didetik terakhir ada perubahan, hal itu tak bisa dicegahnya. “Ya biasa saja,” jawabnya.

Dirinya tak merasa dipermainkan oleh PKB sama sekali. Karena menurut Zul, politik memang sangat dinamis dan bisa tak terduga. “Menyikapinya ya biasa-biasa saja,” ujarnya lantas tersenyum. (yuk/r8)

Komentar

Komentar

Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

thumbnail

Posted by On 20.45

Terlibat Sindikat Curanmor, PNS di Mataram Ditangkap

Kamis 04 Januari 2018, 10:06 WIB Terlibat Sindikat Curanmor, PNS di Mataram Ditangkap Mei Amelia R - detikNews Terlibat Sindikat Curanmor, PNS di Mataram DitangkapSindikat pencurian kendaraan bermotor di Mataram, NTB, ditangkap polisi (Foto: Dok. Istimewa) Mataram - SH (48) ditangkap anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya, pegawai negeri sipil (PNS) ini terlibat dalam sebuah pencurian motor.
Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Kristiaji melalui Kasubdit Jatanras Polda NTB AKBP Herman Suryono mengatakan, tersangka ditangkap bersama 5 pelaku lainnya.
"Total ada enam pelaku, salah satunya SH ini, dengan perannya b erbeda-beda, ada yang menjadi pemetik (eksekutor), penadah," kata Kristiaji kepada detikcom, Kamis (4/1/2018).
Selain SH, lima pelaku lainnya yakni RH (31), M (29), ME (29), LFA (30), dan FR (41). Mereka diciduk di beberapa lokasi terpisah pada Selasa (2/1).
Para pelaku bersama-sama melakukan pencurian motor milik korban bernama M Hafsin (24) di parkiran kampus IAIN Mataram, pada Kamis (11/5/2017) sore. Motor Suzuki Satria FU milik Hafsin saat itu tidak terkunci setang.

Barang bukti sepeda motor yang dicuri pelakuBarang bukti sepeda motor yang dicuri pelaku (Foto: Dok. Istimewa)

"Korban saat itu sedang berada di toko di samping kampus dan setelah kembalinya dari toko ke TKP melihat motor miliknya sudah hilang, sehingga pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 9 j uta dan melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Mataram," terang Herman.
Lama berselang setelah kejadian itu, polisi menerima informasi akan adanya transaksi motor bodong di sekitar Gunung Sari, Lombok Barat. Polisi kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan dua orang yang tengah bertransaksi.
"Setelah diinterogasi oleh petugas bahwa orang yang membawa motor tersebut adalah orang suruhan dan petugas lngsung melakukan pengembangan, selanjutnya petugas mengamankan orang yang diduga sebagai pelaku berjumlah 5 orang," tandasnya.
(mei/jbr)Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

thumbnail

Posted by On 20.45

Stadion Bima Bisa Jadi Homebase Klub Sepak Bola

BARU: Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH (ketiga dari kiri) meninjau Stadion Bima yang baru tuntas direnovasi, Selasa (2/1). FOTO: MIKE DWI SETIAWATI/RADAR CIREBON

USAI rampung direnovasi, Walikota Cirebon Nasrudin Azis meninjau Stadion Bima Kota Cirebon, Selasa (2/1). Dalam kegiatan itu, Walikota didampingi Sekda Asep Deddi, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cirebon, Yoyon Indrayana dan Plh Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kota Cirebon, Pungki Hertanto serta pejabat terkait.

Untuk memastikan hasil kinerja kontraktor, Walikota beserta jajarannya memeriksa seluruh detail bangunan dan fasilitas yang tersedia. Mulai dari ruang ganti pemain, toilet, kursi di tribun, lintasan atletik dan r umput lapangan.

Dari hasil peninjauan, Walikota memberikan catatan bahwa setelah selesai diperbaiki, harus ada pemeliharaan lanjutan agar Stadion Bima lebih bermanfaat. “Fasilitas yang ada sudah lengkap, tinggal pemeliharaannya,” ujar Azis, kepada Radar Cirebon.

Azis mengakui bahwa untuk pemeliharaan tidak mudah dan butuh dana yang tidak sedikit. Azis juga menginginkan agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon dan masyarakat mempromosikan Stadion Bima Cirebon sebagai homebase klub sepak bola.

“Untuk maintenance memang tidak mudah, butuh tim khusus atau satgas yang nantinya diberi kewenangan untuk mengelola dan merawat Stadion Bima. Saya ingin ini dikelola secara profesional,” katanya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cirebon, Yoyon Indrayana mengatakan, perbaikan sarana olahraga Stadion Bima memang belum bisa seluruhnya. Ia mencontohkan lampu penerangan stadion yang tidak t ersentuh dalam pekerjaan ini.

Lampu stadion ini bukan perkara sederhana. Untuk bisa melaksanakan pertandingan sepakbola standar nasional, tentu dibutuhkan penerangan yang memadai dengan spesifikasi khusus.

Yoyon menyebut, untuk dapat memperbaiki seluruh kawasan Stadion Bima, butuh anggaran tambahan sekitar Rp 20 miliar lagi. “Secara keseluruhan, pelaksana sudah menyelesaikan pekerjaan. Tapi memang tidak semua tersentuh,” katanya.

Yoyon menambahkan, Pemerintah Kota Cirebon berharap mendapat suntikan dana lagi untuk membuat tribun di sebelah timur. Sekaligus penambahan lampu stadion.

“Tribun di timur juga bisa dibuat dan dikasih atap. Kemudian untuk penerangan, stadion sekarang sebetulnya bisa dipasang lampu di tribun, tidak perlu tower,” tambahnya.

Yoyon mengaku, pemerintah menghendaki adanya kerjasama dengan pihak ketiga dalam hal pemeliharaan. Sebab biaya untuk pemeliharaan memang cukup besar. (mik)

Sumber: Google News | Warta 24 Kota Bima

thumbnail

Posted by On 20.45

Bima Arya/Dedie A Rahim Dapat Dukungan PAN Maju di Pilkada ...

Bima Arya/Dedie A Rahim Dapat Dukungan PAN Maju di Pilkada Kota Bogor

Zulkifli Hasan menegaskan dukungannya untuk pasangan Bima Arya/Dedie A Rahim di Pilkada Kota Bogor Jawa Barat. SK dukungan PAN diberikan Zulhasan mala

Bima Arya/Dedie A Rahim Dapat Dukungan PAN Maju di Pilkada Kota BogoristKetua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menyerahkan SK dukungannya untuk pasangan Bima Arya - Dedie A Rahim di Pilkada Kota Bogor Jawa Barat. SK dukungan PAN diberikan Zulhasan malam ini di Jakarta, Rabu (3/1).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan menegaskan dukungannya untuk pasangan Bima Arya/Dedie A Rahim di Pilkada Ko ta Bogor Jawa Barat. SK dukungan PAN diberikan Zulhasan malam ini di Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Zulhasan berharap sosok Dedi yang berpengalaman dalam pemberantasan korupsi bisa membuat Kota Bogor bisa menjadi kota percontohan dalam pemberantasan korupsi.

"Kita harapkan Dedie bersama Bima Arya bisa membuat Kota Bogor menjadi kota percontohan yang maju, membangun dan bersih dari Korupsi," tutur Zulhasan yang juga Ketua MPR RI penuh harap.

Seperti diketahui Wakil Walikota Bogor pilihan Bima Arya, Dedie A Rahim sebelumnya adalah Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lebih jauh Zulhasan menyebut dukungan terhadap Duet Bima - Dedie juga merupakan komitmen PAN untuk memberantas Korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Editor: Toni Bramantoro Ikuti kami di Ini Unggahan Terakhir Mahasiswi Undip Sebelum Tewas Terjatuh dari Lantai 8 MG Suites Sumber: Google News | Warta 24 Kota Bima

thumbnail

Posted by On 01.03

Nilai Investasi Di Mataram Capai Lebih Dari 20 Triliun

LOMBOKita â€" Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat nilai investasi di kota ini hingga bulan November 2017 tercatat Rp20,8 triliun lebih.

“Capaian nilai investasi tersebut merupakan angka kumulatif dari tahun 2014 hingga November 2017,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) Kota Mataram Cokorda Sudira Muliarsa di Mataram, Jumat.

Dikatakan, nilai investasi itu bersumber dari beberapa jenis bidang usaha yang meliputi bidang usaha pengadaan barang dan jasa, rumah sakit, bidang usaha konstruksi atau real estate, jasa travel, telekomunikasi, “ticketing”, “finance”, pariwisata dan terakhir bidang usaha rumah makan.

Jumlah perusahaan di kota ini berdasarkan data tahun 2014 hingga Oktober 2017 sebanyak 3.094 perusahaan, dengan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 33.566 orang.

“Dari tahun ke tahun nilai investasi di Kota Mataram terus menunjukkan peningkatan. Harapannya, dengan akan dibangunnya empat hotel besar tahun depan, bisa lebih mendongrak nilai investasi di kota ini,” katanya.

Menurutnya, tahun depan ada empat hotel berbintang akan dibangun dengan jumlah lantai di atas delapan lantai.

Empat hotel tersebut adalah, Swiss Bellhotel di kawasan Rembiga sebanyak 13 lantai, Hotel PP di Jalan Udayana dengan 12 lantai, kemudian hotel Lombok Hotel sembilan lantai di Jalan Sriwijaya dan SIM hotel di kawasan Rembiga merencanakan membangun dengan delapan lantai.

“Saat ini hotel dengan jumlah lantai tertinggi adalah hotel Golden Tulip yang saat ini sudah berganti nama dengan Lombok Aston dengan 11 lantai,” sebutnya.

Menurutnya, rencana pembangunan empat hotel berbintang masih menunggu pengesahan Perda Rencaan Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang saat ini masih dalam tahap evaluasi di tingkat pemerintah pusat.

“Apabila Perda RTRW sudah rampung, investor siap melaksanakan tahapan pembangunan selanjutnya, sebab sebenarnya mereka tahun ini sudah siap,” katanya.

Menyinggung tentang lantai 13 apakah memungkinkan di Mataram atau tidak, Sudira mengatakan hal itu tentunya akan dilakukan kajian teknis lebih lanjut, mengingat keterbatasan lahan di Mataram membuka peluang untuk pengembangunan bangunan vertikal.

Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

no image

Posted by On 01.03

420 Sertifikat Tanah “Tidak Tercetak” di Mataram

kicknews.today â€" Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang menyebutkan sebanyak 420 bidang sertifikat tanah milik warga yang masuk dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tidak bisa tercetak tahun ini.

“Bidang tanah yang dapat tercetak melalui PTSL sampai akhir Desember 2017, sebanyak 2.030 bidang dari target 2.500 bidang,” katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (29/12).

Menurutnya, ratusan bidang tanah milik warga yang sudah terakomodasi melalui PTSL belum bisa diterbitkan bukan karena adanya masalah sengketa ataupun lainnya, melainkan murni karena keterbatasan kemampuan pencetakan sertifikat.

Baca Juga

Nah Loe, Ombudsman Temukan Indikasi Pungutan Pembuatan Prona Oleh Aparat Kelurahan Kota Mataram

Namun demikian, Badan Pertanahan Nasional (B PN) Kota Mataram telah berkomitmen akan menuntaskan sisa 420 bidang tersebut pada bulan Januari 2018.

“Karenanya, masayarakat yang belum menerima sertifikat tanahnya tidak perlu khawatir. Ini murni karena kondisi kemampuan pencetakan yang tidak memungkinkan,” ujarnya.

Dikatakan, kuota penertiban PTSL di Kota Mataram tahun ini sebanyak 5.250 bidang, dan 4.830 bidang diantaranya sudah diserahkan ke masyarakat yang berhak melalui kelurahan dalam tiga tahap.

Pelaksanaan program penerbitan sertifikat melalui PTSL atau biasa dikenal dengan prona ini, diberikan secara gratis tanpa biaya sepeserpun dari warga penerima manfaat.

“Pemerintah dan pemerintah kota telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan dukungan penertiban sertifikat setiap bidang tanah di kota ini,” katanya.

Harapannya di tahun 2019, semua bidang tanah di Kota Mataram telah memiliki sertifikat sebagai dokumen kepemilikan yang sah bagi setiap warga di kota ini.

“Karenanya, tahu n depan kita juga akan mendapatkan program serupa sebanyak 7.500 bidang,” katanya menambahkan.

Sebelumnya Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram I Made Sudarsana mengatakan untuk mendukung kegiatan PTSL pemerintah kota telah mengalokasikan anggaran Rp750 juta untuk menerbitkan sebanyak 7.500 bidang sertifikat masyarakat sesuai dengan kuota PTSL 2018.

“Melalui program ini, kita menargetkan tahun 2018 semua bidang tanah di kota ini sudah memiliki sertifikat,” katanya.

Program PTSL ini merupakan program dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, namun untuk proses prasertifikatnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah kota.

Biaya prasertifikat tersebut antara lain, untuk pengadaan patok, materi, saksi-saksi dan pendamping petugas.

“Jadi masyarakat yang sudah terakomodasi program PTSL ini tinggal terima jadi. Kalau ada pungutan-pungutan lagi, silakah lapor karena akan kita tindak sesuai ketentuan yang ada,” ka tanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

thumbnail

Posted by On 01.03

Sekda Mataram: Tidak Ada Cuti Bersama, Tanggal 2 Januari Semua ...

Effendi Eko Saswito
Sekda Kota Matarm Effendi Eko Saswito/KickNews

LOMBOKita â€" Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengingatkan pegawai negeri sipil tidak menambah libur tahun baru terutama pada 2 Januari 2018 yang mewajibkan PNS masuk kerja.

“Pada tanggal 2 Januari 2018, tidak ada cuti bersama karenanya semua PNS harus masuk seperti biasa,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Effendi Eko Saswito di Mataram, Jumat.

Pernyataan itu dikemukakannya menanggapi banyaknya PNS yang menyebutkan bahwa tanggal 2 Januari 2018, merupakan libur cuti bersama.

Namun, kata Sekda, bedasarkan keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 01/SKB/MENPAN-RB/09/2017, tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2018, tanggal 2 Januari tidak masuk dalam cuti bersama.

Dalam kaitan itu, untuk memastikan tingkat kehadiran PNS pada hari pertama masuk kerja setelah libur tahun baru, ia berencana akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Apabila terbukti ada PNS yang tidak masuk pada hari pertama dengan tanpa keterangan yang jelas, akan kita proses serta memberikan sanksi sesuai dengan aturan.

“Dengan demikian, kami berharap PNS bisa masuk tepat waktu dan beraktivitas seperti biasa melayani masyarakat. Kecuali dengan alasan tertentu seperti sakit, melakukan ibadah umrah atau lainnya yang sudah ada izin dari pimpinan,” katanya.

Sementara Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang menambahkan, dirinya menyakini tingkat kehadiran PNS di awal tahun 2018, bisa di atas 97 persen.

Hal ini sudah sering dibuktikan, ketika libur panjang Idul Fitri dan libur panjang lainnya, dimana tingkat kehadiran PNS selal u di atas 95 persen.

“Ini menjadi satu bukti bahwa libur terlalu lama juga membuat PNS bosan, dan rindu dengan aktivitas sehari-hari di kantor,” ujarnya.

Oleh karenanya, Martawang mengingatkan kepada PNS memanfaatkan momentum libur akhir tahun ini untuk “mengecas” diri agar dapat memotivasi PNS meningkatkan kinerja yang lebih baik di tahun depan.

Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

no image

Posted by On 01.03

Sejumlah Harga Bahan Pokok di Mataram Merangkak Naik

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Sejumlah harga bahan pokok di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai merangkak naik menjelang akhir tahun.
Di Pasar Pagesangan, Kota Mataram, harga ayam potong saat ini tercatat Rp 38 ribu per kilogram. Seorang pedagang di Pasar Pagesangan, Jamilah, mengatakan harga ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. "Harga ayam potong Rp 38 ribu dari tiga hari yang lalu, sebelumnya masih di angka Rp 35 ribu per kilogram," ujar Jamilah di Pasar Pagesangan, Mataram, NTB, Jumat (29/12).
Jamilah menambahkan, kenaikan harga juga terjadi pada telur. Kenaikan harga telur terjadi secara bertahap sejak beberapa hari terakhir. Awalnya, telur di Pasar Pagesangan dijual dengan harga Rp 38 ribu per tray, lalu mengalami kenaikan menjadi Rp 40 ribu per tray, dan saat ini sudah menyentuh angka Rp 45 ribu per tray.
Pedagang lain di Pasar Pagesa ngan, Maspulah, menyampaikan harga daging juga mulai merangkak naik, meski tidak terlalu signifikan.
Maspullah menyebutkan, harga daging sapi kelas satu di Pasar Pagesangan saat ini mencapai Rp 125 ribu per kg. Angka ini mengalami kenaikan dari yang normalnya hanya berada di kisaran Rp 115 ribu per kg. Pun dengan harga daging sapi kelas dua yang saat ini tercatat sebesar Rp 110 ribu atau meningkat dibanding sebelumnya yang sebesar Rp 100 ribu per kg.
Menurut Maspullah, kenaikan harga daging sapi mulai terjadi saat peringatan Maulid Nabi di Lombok. Tradisi makan bersama saat Maulid Nabi di Lombok selama sebulan penuh memicu tingginya permintaan akan kebutuhan daging sapi. "Kalau daging sapi sejak Maulid Nabi sampai sekarang sudah tinggi, karena melonjaknya permintaan," kata Maspulah.
Berbeda dengan harga ayam potong, telur, dan daging sapi, harga cabai rawit merah justru sedikit mengalami penurunan. Seorang pedagang cabai, Sapnah, mengatakan, saat ini harga caba i rawit merah sebesar Rp 38 ribu. Angka ini relatif mengalami penurunan jika dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang dihargai Rp 40 ribu per kg.

Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

thumbnail

Posted by On 01.03

Masyarakat Diminta Tidak Percaya Calo Honorer

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima H Supratman meminta kepada masyarakat untuk tidak percaya pada calo honorer. Apapun bujuk rayu untuk memuluskan keinginan mengangkat menjadi tenaga honor atau ASN, jangan ditanggapi.

Kepala BKPSDM Kota Bima H. Supratman. Foto: Bin

“Ini perlu kami ingatkan. Agar mewaspadai penipuan yang kerap terjadi menjelang perekrutan tes CPNS atau tenaga honorer yang belum jelas adanya,” ujarnya, Jumat (29/12).

Supratman menjelaskan, imbauan ini bercermin atas kasus yang dilakukan Kasi Pemerintahan Kelurahan Ntobo IR, yang telah diberikan sanksi penurunan pangkat selama 3 tahun. Atas tindak penipuan dengan dalih dapat menjadikan pegawai honorer, banyak m asyarakat yang dirugikan hingga puluhan juta.

“Dari kasus IR ini bisa menjadi contoh, sekaligus pelajaran bagi kita semua. Bahwa jangan mempercayai oknum ASN atau yang mengatasnamakan pejabat, yang janji bisa menjadikan pegawai,” kata mantan Sekwan DPRD Kota Bima itu.

Supratman juga menegaskan, informasi penerimaan CPNS hingga saat ini belum ada. Jangan sampai isu penerimaan CPNS dijadikan momen bagi oknum tertentu untuk melakukan tindak penipuan. Prakteknya, mencari masyarakat yang tidak paham aturan, atau tenaga honorer yang akan mengikuti seleksi CPNS.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar jangan mudah percaya dan terbuai oleh janji manis oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut.

“Jangan mudah percaya. Jika menemukannya, segera lapor kepada pemerintah melalui instansi terkait agar ditindaklanjuti, atau melapor ke pihak berwajib untuk diproses,” tambahnya.

*Kahaba-04

Sumber: Google News | Warta 24 Kota Bima

thumbnail

Posted by On 01.03

Ketua KPK Dukung Direkturnya Maju Pilwalkot Bogor 2018

Jumat 29 Desember 2017, 10:59 WIB

Pilwalkot Bogor 2018

Ketua KPK Dukung Direkturnya Maju Pilwalkot Bogor 2018 Nur Indah Fatmawati - detikNews Ketua KPK Dukung Direkturnya Maju Pilwalkot Bogor 2018Ketua KPK Agus Rahardjo (Agung Pambudhy/detikcom) Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo memberikan restu kepada pegawainya, Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi KPK Dedie A Rachim, maju ke Pilwalkot Bogor 2018. Dengan majunya Dedie, KPK berharap bisa mendukung pemerintahan yang bersih.
"Merestui dan mendukung, agar bisa membantu mewujudkan pemerintahan yang efektif dan bersih serta bebas KKN ( korupsi, kolusi, dan nepotisme) di Kota Bogor," ucap Agus saat diminta konfirmasi detikcom melalui pesan singkat, Jumat (29/12/2017).
Wali Kota Bogor Bima Arya menggaet Dedie untuk menjadi pasangannya di Pilwalkot Bogor 2018. Terkait keputusan ini, Dedie juga sudah mengurus pengunduran dirinya di KPK.
"Artinya, saya harus tempuh beberapa langkah, mengundurkan diri meski aturannya berhenti sementara, tapi karena saya masih di KPK. Jadi sebaiknya saya nggak omong dulu. Secara verbal saya sudah sampaikan," kata Dedie saat dihubungi terpisah.
Senada dengan Dedie, Bima Arya belum mau banyak berkomentar. Dia berkata akan menyampaikan lebih detail siang ini.
"Biar KPK bicara dulu, saya sampaikan siang ini," ujar Bima.
(nif/tor)Sumber: Google News | Warta 24 Kota Bima