Sampah di Mataram Tidak Terangkut - Warta 24 Nusa Tenggara Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sampah di Mataram Tidak Terangkut

Sampah di Mataram Tidak Terangkut

Penumpukan sampah terjadi di Kota Mataram, Jumat, 22 Desember 2017, menyusul truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup dua hari tidak bisa masuk ke TPA Kebon Kongo. (Suara NTB/cem) S…

Sampah di Mataram Tidak Terangkut

Sampah di Mataram Tidak TerangkutSampah di Mataram Tidak Terangkut Penumpukan sampah terjadi di Kota Mataram, Jumat, 22 Desember 2017, menyusul truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup dua hari tidak bisa masuk ke TPA Kebon Kongo. (Suara NTB/cem) Sampah di Mataram Tidak Terangkut

24 Desember 2017 16:21 SUARANTB.com

Mataram (Suara NTB) â€" Dua hari penutupan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongo oleh dua desa di Kabupaten Lombok Barat berimbas... Sampah di Mataram Tidak Terangkut

Mataram (Suara NTB) â€" Dua hari penutupan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongo oleh dua desa di Kabupaten Lombok Barat berimb as dengan tidak terangkutnya sampah di Kota Mataram. Pantuan Suara NTB, Jumat, 22 Desember 2017, beberapa titik di Jalan Panca Usaha belakang Mataram Mall, belakang Kantor Bank NTB, depo Karang Baru dan titik lainnya terjadi penumpukan sampah.

'); }());

Kendaraan operasional pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup diparkir di gudang. Kadis LH Kota Mataram, Irwan Rahadi tak memungkiri terjadinya penumpukan sampah akibat aksi pemblokiran jalan oleh masyarakat di Desa Suka Makmur dan Banyumulek. Sekitar 26 truk pengangkut sampah tidak beroperasi. “Iya, itu resiko dari pemblokiran jalan kemarin,” kata Irwan.

Kata dia, antara Pemkot Mataram dan Pemkab Lobar sedang menyelesaikan permasalahan tersebut. Kendati sudah melakukan perundingan dengan kedua desa, namun Irwan enggan menjelaskan detail apa hasil negosiasi. Irwan mengatakan, antarpimpinan daerah sedang membicarakan persoalan ini secara serius. “Ini sedang kita selesaikan,” jawabnya sambil mem ainkan telepon genggamnya.

Baca juga: Warga Hadang Truk Sampah Milik Pemkot Mataram Masuki TPA Kebun Kongok

Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, I Gde Wiska, S.Pt., mengaku, sudah mendapatkan informasi terkait pencegatan truk operasional pengangkut sampah milik DLH. Persoalan ini langsung dikomunikasikan dengan instansi teknis agar segera mengambil keputusan secepatnya.

“Kemarin, saya langsung telepon Kadis LH. Informasinya, siang itu dia sedang menyelesaikan dengan dua desa,” terang Wiska.

Politisi PDI P menyesalkan permasalahan dua tahun lalu terulang kembali. Sebenarnya, Pemkot Mataram sejak awal menyelesaikan persoalan ini. “Ketika ada persoalan demikian, baru pada ribut,” sesalnya.

Baca juga: Warga Hadang Truk Sampah Milik Pemkot Mataram Masuki TPA Kebun Kongok

Secara aturan pemberian hibah ke dua desa ini terbentur oleh aturan. Kemungkinan ini jadi alasan Pemkot Mataram belum memberikan hibah ke Desa Suka Makmur dan Banyumulek. Perkara demikian harus dicarikan alternatif. Jangan sampai berlarut â€" larutnya masalah itu menyebabkan Kota Mataram dibanjiri sampah.

Sebab, dua hari penutupan jalan itu sudah berimplikasi terhadap penumpukan sampah di mana â€" mana. “Jangan sampai Mataram banjir sampah. Kalau masih saja ditutup, lahan di Kebon Talo bisa digunakan dulu,” tegasnya. (cem)

BERITA TERKAIT :

  • Kisah Bocah-bocah Pedagang Kacang Rebus di MataramKisah Bocah-bocah Pedagang Kacang Rebus di Mataram
  • Pemkot Mataram akan Bangun 200 Rumah Bagi Warga Pesisir...Pemkot Mataram akan Bangun 200 Rumah Bagi Warga Pesisir...
  • Belasan Cuti, Tingkat Kehadiran ASN Diklaim 99 PersenBelasan Cuti, Tingkat Kehadiran ASN Diklaim 99 Persen
  • MWP Sebaiknya Dikelola InvestorMWP Sebaiknya Dikelola Investor
Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

Tidak ada komentar