www.AlvinAdam.com

WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Serunya Ribuan Hijaber Ikuti Hijab Run di Lombok

Posted by On 21.03

Serunya Ribuan Hijaber Ikuti Hijab Run di Lombok

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Lombok Hijab Run Series 2017 resmi digelar pada Ahad (10/12) pagi. Ajang lari marathon khusus para hijaber terbukti menarik animo masyarakat.
Bertempat di Taman Jangkar Kota Tua Ampenan, Mataram, ribuan hijaber dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga dewasa sudah berkumpul di lokasi start sejak pagi hari.
Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi NTB Syamsiah Amin mengatakan, ajang yang diikuti sedikitnya 2.000-an peserta merupakan bukti bahwa perempuan berhijab juga mampu beraktivitas, bahkan berprestasi di bidang olahraga.
"Ini bukti bahwa orang berhijab bisa ikut lomba olahraga," ujar Syamsiah sesuai melepas peserta Hijab Run 2017 di Taman Jangkar Kota Tua Ampenan, Mataram, Ahad (10/12).
Syamsiah menilai, pemilihan lokasi Hijab Run di Kota Tua Ampenan merupakan hal yang tepat. Menurut dia, penyelengaraan Hijab Run menjadi bagian dari promosi wisata Kota Tua Ampenan. "Kota Tua Ampenan memiliki sejarah yang panjang dan sangat tinggi dan harus kita lestarikan," lanjut Syamsiah.
Selain berlari, para peserta juga ikut membersihkan kampung dengan membawa kantong plastik untuk memungut sampah. Syamsiah berharap, Hijab Run tak semata ajang olahraga, melainkan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan destinasi wisata.
Seorang peserta Hijab Run, Nisa (24 tahun) mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam ajang ini. Menurut Nisa, sangat jarang kegiatan seperti ini yang memberi keistimewaan bagi para hijaber dalam bidang olahraga. "Seru banget, semoga jadi kegiatan rutin setiap tahun dengan lebih banyak peserta," ucap Nisa.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata NTB Hartati mengatakan, ajang sport tourism ini menempuh jarak 3 kilometer dan melintasi sejumlah destinasi wisata yang ada di Kawasan Kota Tua Ampenan. Menurut Hartati, tema besar ajang ini "Run De Ethnic&qu ot;, di mana para peserta bersentuhan langsung dengan keunikan budaya sejumlah etnis yang ada di Kota Tua Ampenan, seperti etnis Sasak, Banjar, Bugis, Arab, dan Vina
Hartati menjelaskan, tema "Run De Ethnic" mempresentasikan Kota Tua Ampenan yang pada awalnya merupakan daerah pesisir biasa dan berkembang menjadi kota pelabuhan yang begitu pesat pada zamannya. "Hijab Run juga bertujuan mendorong kesadaran hijab yang tidak menghalangi penggunanya menjalankan aktivitas di ruang publik," ujar Hartati.
Dinas Pariwisata NTB ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan keragaman tradisi budaya melalui kegiatan yang menyehatkan dan menggembirakan. Nantinya, kata Hartati, peserta akan keluar-masuk kampung-kampung di Kota Tua Ampenan yang sarat dengan nilai-nilai budaya yang multietnis. Lombok Hijab Run akan menjadi event tahunan pariwisata NTB guna mempromosikan sejumlah destinasi wisata di Lombok dan Sumbawa, serta mempromosikan NTB secara umum sebagai destinasi wisata dengan branding Wisata Halal.
"Pelari juga akan dihibur penampilan budaya yang disajikan seperti Barongsai, Hadrah, Tarian Arab, Gendang Beleq Sasak, dan juga kuliner Banjar dari setiap kampung yang dilewati," lanjut Hartati.

Sumber: Google News | Warta 24 Sumbawa Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »