WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Dirjen PDTu Resmikan Fasilitas Rawan Pangann Lotim

Posted by On 21.03

Dirjen PDTu Resmikan Fasilitas Rawan Pangann Lotim

LOMBOKita â€" Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu ( PDTu) Kementerian Desa Pembangunan Daerah dan Transmigrasi, meresmikan proyek bantuan fasilitas rawan pangan di Desa Aik Prape, Lombok Timur, Jumat (8/12/2017).

Bupati Lombok Timur HM Ali Bin Dachlan dalam sambutannya mengatakan, pemerintah daerah memberikan apresiasi dan sangat senang dengan kedatangan Dirjen meresmikan beberapa proyek yang dibiayai oleh Kementerian Desa PDTT di Kabupaten Lombok Timur

“Bantuan ini diberikan karena kementerian PDTu dan trasmigrasi menilai Kabupaten Lombok Timur juga merupakan daerah tertinggal dari sekian daerah di Indonesia,” ungkap Bupati.

Menurut Ali, bantuan yang diberikan tersebut merupakan kewajiban pemerintah dalam membagi dana APBN ke daerah daerah.

Dalam pembagian dana APBN selama ini ada terjadi ketimpangan, hanya 36% anggaran dikirim ke pada 540 Kabupaten/kota yang ada di Indonesia sementara 64% nya dikelola oleh Kementerian dan Lembaga-lembaga tinggi Negara,

“Pantas dikatakan ada ketimpangan,” sebut bupati Ali.

Pemkab Lombok Timur merupakan daerah yang minus, tidak mempunyai sumber daya alam yang strategis, dan masuk kategori Daerah Tertinggal di Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan jumlah Penduduk sebanyak 1.3 juta jiwa, sama dengan 5 Kabupaten yang ada di Pulau Sumbawa tersebar di 20 Kecamatan dan 254 Desa dan Kelurahan.

DAU paling kecil hanya Rp. 1,5 Triliun, jumlah PNS sebanyak 14.000 orang jika dilihat dari jumlah penduduk yang sebesar itu, dibandingkan dengan kabupaten lain seperti KLU dan KSB yang jumlah penduduknya hanya 100 ribu jiwa dengan DAU Rp 600-700 Miliyar.

Jika melihat perbandingan ini maka tidak ada kemampuan untuk membangun di Lombok Timur, ini yang menjadi ketimpangan yang luar biasa

Menurut Ali BD, dengan jumlah penduduk yang terbesar di NTB, Lotim s angat bersyukur dan berterima kasih kepada Kementerian Desa PDTT yang menaruh perhatian besar kepada Lombok Timur sehingga mendapatkan berbagai program kegiatan yang akan kita resmikan pada hari ini.

Sementara itu Direktur Jenderal Pengembangan Daerah tertentu Drs.Johuzoa M Yoltuwu dalam sambutannya mengatakan target utama dalam pertemuan ini adalah pelaksanaan kegiatan sebagai wujud akuntablitas dan kinerja dalam menerima bantuan Pemerintah bidang Penanganan Daerah Rawan Pangan dari Kementerian Desa PDTT.

Pada kesempatan ini bisa melihat secara langsung karya nyata yang dihasilkan dari kegiatan Penanganan Daerah Rawan Pangan di Kabupaten Lombok Timur tahun 2017 berupa Pembangunan Embung, sumur bor untuk pengairan irigasi pertanian, pembangunan gedung dan penyelesaian sarana prasarana peralatan pasca panen. Dampaknya diharapkan mampu mendorong aktivitas produksi masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

Dirjen juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Lombok Timur yakni sebagai bagian dari kegiatan evaluasi ini sudah dapat menyelesaikan pembangunan dan pengadaan sarana dan prasarana serta melakukan peresmian dan pemanfaatan bantuan kegiatan tahun 2017 yang dikelola kelompok masyarakat.

Selanjutnya target kedua dari kegiatan ini tersusunnya kegiatan tindak lanjut berupa rencana pemanfaatan, pendampingan dan pengembangan yang dilakukan. (dy)

Sumber: Google News | Warta 24 Sumbawa Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »