WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Dua Monumen Pesawat Kebanggaan TNI AU akan Berdiri di NTB

Posted by On 20.02

Dua Monumen Pesawat Kebanggaan TNI AU akan Berdiri di NTB

kicknews.today â€" Nusa Tenggara Barat (NTB) seakan jadi primadona semua elemen bangsa ini. Apa sebab? Di usianya yang ke-59 yang jatuh pada 17 Desember lalu, NTB akan memiliki dua Monumen Pesawat TNI-AU sebagai wujud apresiasi Korps TNI-AU atas konsistensi Provinsi NTB memajukan giat kedirgantaraan.

Komandan Landasan Udara (Danlanud) Rembiga Kolonel (Pnb) Dodi Fernando, SE., M.Soc.Sc pada Sabtu (23/12) mengatakan, AS 202 Bravo, merupakan pesawat kebanggaan TNI-AU itu akan dijadikan salah satu monumen dan rencananya akan berdiri megah di dua tempat berbeda.

Satu monumen di Pulau Seribu Masjid, tepatnya di Bundaran Selaparang Kota Mataram, dan satunya lagi akan berdiri megah di Pulau Sumbawa yakni di kawasan KTC Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Baca Juga

Tahun 2018 NTB dapat Jatah 156.000 Ton Urea Bersubsidi

BWS dan LSM Berdebat soal Proyek, Komisi IV DPRD NTB akan Turun Cek Lapangan

Banyak Pengaduan LSM Soal Proyek, Komisi IV DPRD NTB akan Panggil BWS

Kekayaan Laut Labuhan Burung, dari Ikan Sidat hingga Teripang Pendongkrak Libido

“Dengan berdirinya monumen pesawat TNI-AU jenis AS202 Bravo di dua pulau wilayah NTB tersebut, diharapkan nantinya akan dapat memupuk kecintaan dan kebanggaan masyarakat NTB terhadap TNI-AU dan kedirgantaraan nasional,” ujarnya

Disamping itu, lanjut Danlanud, dapat dijadikan ikon untuk menggerakkan generasi muda menjadi kesatria dirgantara yakni dengan bergabung dalam Korps TNI-AU.

AS 202 Bravo yang akan dijadikan monumen tersebut, merupakan pesawat kebanggaan TNI-AU yang diproduksi gabungan perusahaan Swiss dan Ita lia.

“Pesawat latih dasar ini telah dioperasikan oleh Sekolah Penerbangan (Sekbang) TNI-AU untuk mencetak para penerbang kebanggaan TNI-AU sejak dekade 1989an,” jelas Danlanud Rembiga bangga.

Mengingat pesawat itu digunakan dalam latihan dasar, sambungnya, dapat dikatakan bahwa pesawat inilah yang melahirkan para kesatria pengawal dirgantara, yakni para pilot militer kebanggaan Indonsia.

“Termasuk para penerbang putra daerah NTB yang jumlahnya tak sedikit, karena potensi putra daerah NTB sangatlah potensial,” tegasnya.

Keberadaan monumen pesawat tersebut, merupakan symbol kecintaan dan kebanggaan serta melambangkan kedekatan masyarakat NTB dengan TNI-AU.

Dua monument tersebut terwujud atas prakarsa Danlanud Rembiga Kolonel (Pnb) Dodi Fernando, SE., M.Soc.Sc dan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh serta Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM. (djr)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Sumber: Google News | Warta 24 Sumbawa

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »