WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Fahri Hamzah: Selamat Jalan Pak AM Fatwa, Kami Pasti Menyusul

Posted by On 20.05

Fahri Hamzah: Selamat Jalan Pak AM Fatwa, Kami Pasti Menyusul

Kamis 14 Desember 2017, 10:08 WIB Fahri Hamzah: Selamat Jalan Pak AM Fatwa, Kami Pasti Menyusul Gibran Maulana Ibrahim - detikNews Fahri Hamzah: Selamat Jalan Pak AM Fatwa, Kami Pasti MenyusulFoto: dok. DPR Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah turut berduka atas meninggalnya tokoh senior dunia politik Indonesia AM Fatwa. Dukanya lantaran dia sangat mengenal AM Fatwa sejak lama.
"Saya mengenal Pak Fatwa sejak lama sekali di banyak momentum. Sebagai orang Sumbawa, beliau juga pernah tinggal dan lama di kampung saya di Sumbawa. Sebagai tokoh Bugis di Jakarta, tentu kami juga sama-sama memiliki darah Bugis kelahiran Bone," ujar Fahri dalam keterangannya, Kamis (14/12/2017).
Fahri mengenal sosok almarhum AM Fatwa sebagai tokoh legenda. Fahri mengenal AM Fatwa sebagai tokoh yang terlibat peristiwa politik masa lampau, baik era Orde Lama maupun Orde Baru.
Dilanjutkan Fahri, AM Fatwa dikenalnya sangat aktif berorganisasi. Fahri lalu sedikit bernostalgia soal kebersamaannya dengan AM Fatwa.
"Sebelum saya menjadi anggota DPR, kami bersama-sama di banyak tempat sebelum reformasi dan saat reformasi. Bersama almarhum Adi Sasono, kami bersama aktif di ICMI dan bersama Prof Amien Rais kami bersama mendorong reformasi," tutur Fahri.
Nostalgia, Fahri ingat betul pada malam 20 Mei 1998, saat dirinya bersama AM Fatwa berangkat dari rumah Prof Malik Fadjar di kawasan Menteng. Fahri bersama AM Fatwa dan rekan-rekan lalu meninjau kawasan Monas yang waktu itu kabarnya sudah dikepung tentara. Malam itu menjelang malam bersejarah bagi bangsa Indonesia.
"Kami bertiga dengan Pak Amien Rais naik mobil Pak Fatwa, Kijang (berwarna merah hati). Setelah melihat Monas yang dipenuhi alat persenjataan berat, kami kembali ke Menteng dan memutuskan untuk membatalkan aksi damai keesokan harinya yang ternyata malah Pak Harto mengundurkan diri 21 Mei 1998," ujarnya.
Panjang lebar Fahri bercerita soal sosok AM Fatwa yang sangat dikaguminya. Dia juga punya cerita perselisihan dengan AM Fatwa soal KPK. Intinya, Fahri berduka dan mengatakan semua manusia yang hidup, pasti akan berpulang kepada-Nya.
"Selamat jalan Pak Fatwa, kami semua pasti menyusulnmu," ucap Fahri.
AM Fatwa yang merupakan senator asal DKI, meninggal di usia 78 tahun di RS MMC Jakarta sekitar pukul 06.25 WIB. Jenazah AM Fatwa akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
(gbr/tor)Sumber: Google News | Warta 24 Sumbawa

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »