WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Perdami NTB Gelar Pemeriksaan Mata Gratis Bagi Pelajar di ...

Posted by On 21.03

Perdami NTB Gelar Pemeriksaan Mata Gratis Bagi Pelajar di ...

kicknews.today â€" Angka kebutaan dan ganguan penglihatan di Indonesia cukup memperihatinkan. Tiga penyebab kebutaan tertinggi di Indonesia adalah katarak, glaukoma, kelainan refraksi.

Oleh sebab itu, Perdami NTB kerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan TNI menggelar pemeriksaan Kesehatan mata gratis bagi Santri dan Jamaah di Ponpes Darul Muhajirin Praya Lombok Tengah, Sabtu (9/12) pukul 09.00 wita.

Ketua Perdami NTB, dr. Siti Farida Sp.M (K) mengatakan, angka kebutaan di Indonesia tahun ini mencapai 4 persen dari seluruh populasi. Bila katarak dan glaukoma mengakibatkan kebutaan sebanyak 57 persen dan 30 persen, angka kebutaan akibat kelainan refraksi pada anak usia sekolah dasar tercatat sebanyak 22,1persen dari seluruh jumlah kasus kebutaan tadi.

Baca Juga

Siang Tadi, Puluhan Rumah di Lombok Tengah Disapu Puting Beliung

Musim Tanam, Pupuk Bersubsidi di Lombok Tengah Aman

Terpidana Korupsi ADD Desa Lekor Kembalikan Kerugian Negara Rp 145 Juta

250 Warga Lombok Tengah Menderita Katarak

foto Bersama saat acara (foto: Ade)

“Jumlah anak usia sekolah yang menderita kelainan refraksi tercatat sebanyak 10 persen dari 66 juta anak usia sekolah (5-19 tahun). Namun, dari angka tersebut, hanya 12,5 persen yang bisa memakai kacamata koreksi akibat berbagai hal,”jelasnya

Menurut dr Farida, bisa dibayangkan bahwa ada 87,5 persen anak yang seharusnya bisa memiliki penglihatan sempurna, tetapi karena sesuatu dan lain hal menjadi mengalami gangguan pengelihatan.

Sisi yang lain meliputi kurangnya sosialisasi akan penting nya pemeriksaan kesehatan mata anak, kurangnya kesadaran orang tua, dan belum adanya program terpadu untuk skrining pemeriksaan kesehatan anak usia pra sekolah dan sekolah dasar mengakibatkan adanya risiko anak yang terlambat di diagnosis dan memperoleh terapi yang tepat.

“Anak-anak pada dasarnya tidak mengetahui dirinya mengalami gangguan pengelihatan dan mungkin tidak akan mengeluh baik kepada orangtua atau guru,”ujarnya.

Kegiatan ini intinya adalah melakukan skining kesehatan mata pada anak usia sekolah dan pembagian kacamata secara gratis bagi yang membutuhkan. Kegiatan ini disponsori oleh Laznas Bank Syariah Mandiri BSM, bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia BSMI dan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia Perdami cabang NTB.

“Jumlah santri dan siswa yang akan menjalani skrining sekitar 2.100 orang. Bagi mereka yang mengalami kelainan refraksi yang bisa ditangani dengan pemakaian kacamata yang diberikan secara gratis,”pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan Laznas BSM mengatakan, selain mengadakan pemeriksaan kesehatan mata gratis, pihaknya juga fokus di bidang pendidikan, dalam hal pendamping MDGs di sekolah.

“Jumlah kaca mata yang diberikan itu nantinya tergantung dari hasil pemeriksaan yang dilakukan,”ucapnya.

Ketua Yayasan Darul Muhajirin Praya, TGH Samsul Rizal mengatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan mata ini merupakan yang pertama kalinya. Pihaknya sudah menunggu sebulan lebih kegiatan pemeriksaan mata bagi santri dan jamaah di Yayasan Darul Muhajirin.

“Jumlah santri dan jamaah yang diperiksa ini sebanyak 1500 jiwa. Kegiatan ini sangat bergunan, karena fungsi mata salah satu alat indra yang potensial,”pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Sumber: Google News | Warta 24 Lombok Tengah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »