WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Trip ke Pulau Lombok

Posted by On 20.02

Trip ke Pulau Lombok

Bangkalan, (Media Madura) â€" Bagi warga Madura yang ingin menghabiskan masa liburannya ke Lombok, beginilah suasana dan keindahan Lombok. Jumat lalu, saya ke Pulau Lombok. Naik Lion, terbang jam setengah sepuluh dari Juanda. Cuaca bagus, langit cerah. Sejam di udara, tiba di Lombok Internasional Airport jelang waktu Duhur. Di pintu kedatangan, sopir-sopir merubung menawarkan jasa. Sopir taksi Lombok rapi, pakai kemeja, celana kain, sepatu dan kopiah hitam.

Suasana bandara agak lengang meski libur Panjang akhir tahun. Andri, tour gaet saya di Lombok bilang, sepi disebabkan meletusnya Gunung Agung di Bali. Beberapa negara di Asia dan Eropa keluarkan travel warning, minta warganya menjauhi Bali sementara waktu.

Tapi Presiden Jokowi sudah pastikan ‘batuk’ Gunung Agung telah reda dan aman buat wisatawan.

Lombok Airport bandara baru, dibangun akhir 2014, letaknya di Kabupaten Lombok Tengah, luas 500 hektar. dikelilingi pagar kawat. Bandara lama Lombok ada di Kota Mataram, namanya Selaparang, kini tak dipakai lagi. Selaparang awalnya nama Kerajaan Islam pertama di Lombok. Islam masuk Lombok pada abad ke 16.

Di areal Bandara banyak kerbau keliaran. Orang Lombok panggil kerbau dengan ‘gajah’. Keluar bandara banyak anjing liar keliaran di jalan. mereka salah satu pemicu kelakaan, banyak pengendara motor terjatuh karena tabrak anjing.

Kata Andri, masyarakat Lombok yang islami, sempat ‘bantai’ anjing-anjing liar itu, tapi perbuatan itu bikin para turis asing sedih dan marah. Sebab itu, warga Lombok berhenti bunuh anjing. Lagi pula, anjing-anjing itu tidak mengganggu wisatawan, mereka menjauh bila diusir.

Meski ada bandara, suasana Lombok Tengah masih asri dan alami. Keluar banda ra jarang jumpai bangunan tinggi, sepanjang mata memandang hanya hamparan sawah di kanan kiri jalan. Dan bukit-bukit menjulng di kejauhan.

Tanah disana siafatnya tadah hujan, hanya ditamani saat penghujan. Umumnya ditanami padi, ada juga kebun semangka, buahnya kecil. Kalua kemarau mayoritas tanah retak-retak tak bisa ditanami.

Provinsi NTB terdiri dari dua pulau besar yaitu Lombok dan Sumbawa. Masing-masing pulau punya 4 kabupaten dan satu kota. Jadi NTB terdiri dari 2 kota dan 8 kabupaten. Meski dalam satu provinsi, Pulau Lombok dan Sumbawa dihuni dua suku berbeda. Lombok dihuni suku Sasak, sementara Sumbawa suku aslinya Suku Bajo.

Pulau Lombok terdiri dari Kota Mataram sebagai pusat pemerintahan. Ada juga Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Lombok Utara. Pulau Gili Trawangan yang jadi tempat tujuan saya, masuk wilayah Lombok Utara.

Sasak sendiri konon penduduk kerajaan Majapahit yang pindah dan menghuni Pulau Lombok. Makanya beber apa istilah dalam Bahasa jawa masih digunakan dalam Bahasa Sasak hingga saat ini. Seperti kalimat selamat datang, dalam Bahasa sasak disebut Sugeng Rawuh.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Sumber: Google News | Warta 24 Sumbawa

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »