WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tuntut Transparansi APBdes, Warga Mantun Sumbawa Barat ...

Posted by On 20.05

Tuntut Transparansi APBdes, Warga Mantun Sumbawa Barat ...

KANALINDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT: Puluhan warga Desa Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, mendatangi balai desa setempat untuk menuntut transparansi penggunaan Dana APBdes, Rabu(13/12/2017).

Warga juga meminta Tim Pengelola Kegiatan (TPK) proaktif berkomunikasi kepada warga dalam pengelolaan uang negara itu.

Dalam kesempatan tersebut, warga mempertanyakan juga, penggunaan anggaran selama ini yang menurut mereka tidak ada kordinasi dengan warga setempat.

“Bagaimana mau berjalan dengan baik sedangkan Kepala Desa, dan BPD selalu terjadi miskomunikasi begitupun dengan warga,” cetus salah satu warga.

Salah satu warga, Rony Munir, mengatakan, kedatangan warga ke balai desa untuk menemui perangkat desa dan kepala desa setempat. Menurutnya, selama ini penggunaan APBdes dan Dana Desa (DD) dirasa kurang terbuka.

“Kami datang kesini karena permasalahan penggunaan dana desa yang kurang transparan. Hanya cara inilah mendatangi balai desa beramai-ramai yang bisa kami lakukan agar ada perbaikan, agar segala yang akan dilaksanakan desa agar berkordinasi dengan BPD dan masyarakat,” ujarnya seusai mendatangi balai desa.

Kedatangan warga ditemui sejumlah perangkat desa, kepala desa, staf dari Kecamatan Maluk juga dihadirkan untuk memberi penjelasan ke masyarakan yang datang di balai desa.

“Terkait dengan masalah anggaran desa, laporan admistrasi dan lain-lain yang menurut masyarakat tidak transparan, itu adalah pekerjaan Sekdes yang membuat laporan dan administrasi, datanya juga lengkap diatas meja tinggal bapak lihat, dan terkait koordinasi bapak sering ke kantor desa duduk ngopi dan itu juga bisa disebut koordinasi dan kenapa baru sekarang dipertanyan. Dan itu s emua sudah lengkap sesuai aturan yang ada,” ujar Siswanto ketua TPK Desa Mantun mewakili Kepala Desa Mantun.

Lebih lanjut dikatakannya ,” untuk anggaran papan nama proyek yang terpasang dalam pembuatan proyek itu secara umumnya saja, agar masyarakat dapat memberi kami masukan terkait dengan kekeliruan, karena kepala desa tidak cuman itu yang di urus, terkait masalah pekerja saya sudah menyuruh anggota mencari pekerja masyarakat Mantun untuk dipekerjakan di proyek desa, 2 hari kami mencari tenaga tetapi masyarakat Mantun tidak ada yang mau bekerja alasanya ada yang kerja di Shutdown, musim hujan dan pergi ke sawah dan lain lain, sedangkan anggaran harus cepat dikerjakan karena akhir tahun, dan terpaksa kami pekerjakan orang Sumba,”urainya.

Kadus Mantun Barat Bachtiar membantah adanya tim PDPGR yang dituding masyarakat mendapatkan sapi dan kambing.” Untuk informasi team PDPGR yang mendapat anggara sapi ataupun kambing itu tidak benar dan saya berani jamin karen a kami bekerja sesuai prosedur,”cetusnya.(awi)

Sumber: Google News | Warta 24 Sumbawa Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »