WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Belasan Kafe di Batu Guring Sumbawa Dibakar Massa

Posted by On 20.51

Belasan Kafe di Batu Guring Sumbawa Dibakar Massa

Belasan Kafe di Batu Guring Sumbawa Dibakar MassaBelasan Kafe di Batu Guring Sumbawa Dibakar Massa TERBAKAR - Sisa bangunan kafe yang terbakar di Batu Guring, di Kecamatan Alas Barat, Sumbawa menyusul insiden pembunuhan seorang penjaga di kafe setempat. (Suara NTB/ils) Belasan Kafe di Batu Guring Sumbawa Dibakar Massa

26 Februari 2018 15:56 SUARANTB.com

Sumbawa Besar (Suara NTB) â€" Belasan kafe di Batu Guring, di Kecamatan Alas Barat, dibakar massa, Sabtu, 24 Februari 2018 siang. Aksi tersebut diduga... Belasan Kafe di Batu Guring Sumbawa Dibakar Massa

Sumbawa Besar (Suara NTB) â€" Belasan kafe di Batu Guring, di Kecamatan Alas Barat, dibakar massa, Sabtu, 24 Februari 2018 siang. Aksi tersebut diduga buntut dari tindak pidana pembunuhan terhadap salah seorang penjaga kafe setempat.
Dari informasi yang diperoleh, sebelum aksi pembakaran belasan kafe, terjadi peristiwa dugaan kasus pembunuhan di Kafe Bintang yang diketahui milik Sukarman, Kades Usar Mapin pada dinihari sekitar pukul 03.00 Wita.

Awalnya, terjadi keributan di kafe setempat antara pengunjung dengan penjaga kafe. Akibatnya, penjaga kafe yang bernama Samrah (38) warga Mapin Kebak tewas mengenaskan dengan luka tebas di beberapa bagian tubuhnya.

'); }());

Sebelum kejadian, korban diketahui saksi baru mengambil jaket di ruang kasir. Di sana, ada seorang saksi berinisial Mr. Dari ruang kasir, korban dan saksi langsung tidur. Selang beberapa menit, korban berteriak memanggil nama Din (operator). Mendengar teriakan tersebut, saksi terbangun dan be rgegas melihat ke jendela, korban membawa parang hendak berkelahi.

Saksi kemudian berteriak meminta bantuan tetapi tidak ada yang mendengarkan. Saksi pun keluar dari ruang kasir dan mengajak temannya yang bernama Jihad untuk melihat. Namun di luar kafe saksi sudah tidak melihat adanya korban maupun pelaku di pinggir jalan. Sakasi mendapati korban di dalam selokan pinggir jalan dengan poisisi terlentang dan telah meninggal dunia.

Korban mengalami luka tebas pada bagian kiri, luka tusuk di dada sebelah kiri, luka tebas pada pinggang belakang, dan luka tebas di bagian leher belakang. Sementara pelaku yang diduga pengunjung kafe sudah kabur setelah membantai korban.
Polisi yang mendapatkan informasi langsung mendatangi lokasi melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti parang milik korban dan membawa korban ke Puskesmas Alas Barat. Korban kemudian dibawa oleh pihak keluarga dan dimakamkan di pemakaman umum Desa Mapin Kebak.

Nampaknya, peristwa tersebut mengundang reaksi massa yang mendengar adanya kejadian. Setelah pemakaman dilakukan siang harinya, ratusan massa mendatangi lokasi kafe setempat. Massa yang emosi lantas membakar belasan kafe. Pengelola dan pekerja kafe pun keluar mengamankan diri.

Kapolsek Alas Barat, IPTU Komang Oka yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa pembakaran kafe di wilayah setempat buntut dari pembunuhan yang terjadi di salah satu kafe setempat. Dimana jumlah massa yang ada sangat banyak, sehingga pihaknya dengan personel yang terbatas tidak mampu menghalau massa untuk melakukan pembakaran. “Massa yang datang sangat banyak. Diperkirakan mencapai ratusan orang,” ujarnya.

Dijelaskannya, sebelum terjadinya pembunuhan, korban diketahui sempat cekcok dengan pelaku. Mengenai motifnya sendiri, pihaknya belum mengetahui secara pasti. Dimungkinkan terjadinya ketersinggungan setelah cek-cok antara korban dan pelaku. “Cek-cok karena apa kita belum mengetahui secara pasti,” terangny a.

Saat ini, kata Iptu Oka, pelaku kasus pembunuhan tersebut sudah terungkap. Pelaku yang diketahui berinisial RS alias Rolan warga Desa Meraran, Kecamatan Sateluk, Kabupaten Sumbawa Barat tersebut ditangkap di wilayah setempat sore harinya setelah kejadian sekitar pukul 16.00 Wita. Atas kerjasama dengan Polres KSB dan Polsek Sateluk.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Zaky Maghfur, SIK yang dikonfirmasi terpisah mengakui sudah ditangkapnya pelaku kasus pembunuhan di wilayah setempat. Pelaku diamankan di KSB berkat bantuan dari Reskrim Polres KSB dan Polsek Sateluk. “Kita dibantu oleh Reskrim Polres KSB dengan Kapolsek Sateluk dalam menangkap pelaku,” ujarnya.

Dijelaskannya, terjadinya aksi pembunuhan bukanlah karena memperebutkan pelayan kafe. Tetapi motifnya karena cekcok biasa yang dimungkinkan terjadinya ketersinggungan. Saat ini pelaku sudah dibawa ke Polres Sumbawa dan pihaknya tengah melakukan pendalaman mengenai penyebab terjadinya cekcok anta ra korban dan pelaku.

“Bukan karena waitress, Cuma cekcok biasa. Mungkin terjadi ketersinggungan. Searang pelaku sudah di Polres Sumbawa untuk dilakukan proses lebih lanjut. Sekarang kami masih melakukan pendalaman,” terangnya.

Terhadap peristiiwa ini, Pemkab Sumbawa langsung menggelar rapat koordinasi (rakor) di Rumah Dinas Wakil Bupati, Sabtu malam. Rapat dipimpin langsung Wabup, Drs. H. Mahmud Abdullah, diikuti Kapolres Sumbawa, Dandim, Kajari, Asisten Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Aparatur, Kasat Pol PP, dan beberapa pimpinan perangkat daerah terkait.

Menurut Kabag Humas Setda Sumbawa, M. Lutfi Makki, rapat tersebut memutuskan Pemkab segera mengambil langkah langkah dalam rangka mengatasi insiden Batuguring. Jangan sampai terulang kembali seperti kasus Batu Gong beberapa tahun lalu.

Langkah awal yang dilakukan adalah memberikan peringatan melalui surat Camat Alas Barat kepad a semua pemilik kafe agar tidak melakukan aktivitas di kawasan Batuguring sampai ada keputusan resmi dari Pemkab Sumbawa. “Ke depan, kawasan Batuguring akan ditata ulang sesuai dengan aturan yang ada, sebagai kawasan wisata terbuka,” jelasnya.

Selain itu, Satpol PP dan OPD terkait diminta agar tetap berkoordinasi dan memantau perkembangan situasi, serta melaporkannya kepada Bupati Sumbawa. Rakor penanganan masalah selanjutnya akan dilaksanakan di Kantor Camat Alas Barat pada hari 26 Februari jam 14.00 (setelah Musrenbang). Dengan menghadirkan para pemilik kafe, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan Pemerintah desa.

Rakor di Kecamatan Alas Barat akan dipimpin langsung Bupati Sumbawa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala OPD terkait. Penanganan insiden Batuguring sepenuhnya dibantu oleh Kapolres Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa, dan Kajari Sumbawa. (ind/arn)

BERITA TERKAIT :

  • Keharuan Warna   i Acara Pelepasan Atlet PON NTBKeharuan Warnai Acara Pelepasan Atlet PON NTB
  • KSB Siap Modali PT DMBKSB Siap Modali PT DMB
  • Buntut Kecelakaan Bus Pariwisata, Pelayanan Jasa Transp...Buntut Kecelakaan Bus Pariwisata, Pelayanan Jasa Transp...
  • Hadiri Halal Bihalal, Motor Kepala Lingkungan Digondol ...Hadiri Halal Bihalal, Motor Kepala Lingkungan Digondol ...
Sumber: Google News | Warta 24 Sumbawa

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »