WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Harga Cabai di Mataram Melonjak

Posted by On 20.51

Harga Cabai di Mataram Melonjak

Harga Cabai di Mataram MelonjakHarga Cabai di Mataram Melonjak Pedagang Cabai di Pasar Cemara, Inaq Resi menunjukkan cabai yang dibeli di pengepul di Pasar Mandalika, Rabu, 28 Februari 2018. (Suara NTB/cem) Harga Cabai di Mataram Melonjak

1 Maret 2018 14:49 SUARANTB.com

Mataram (Suara NTB) â€" Kondisi cuaca ekstrem belakangan ini diduga berpengaruh terhadap harga cabai di Kota Mataram. Harga bumbu dapur ini mencapai Rp 70... Harga Cabai di Mataram Melonjak

Mataram (Suara NTB) â€" Kondisi cuaca ekstrem belakangan ini diduga berpengaruh terhadap harga cabai di Kota Mataram. Harga bumbu dapur ini mencapai Rp 70 â€" 80 ribu/kg, melonjak dibandingkan dengan harga beberapa har i sebelumnya.

'); }());

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Ir. H. Mutawalli, Rabu, 28 Februari 2018 menyampaikan, selain faktor cuaca ekstrem sebelumnya terjadi menyebabkan produksi cabai di Kabupaten Lombok Timur menyusut. Hal ini berakibat menurunnya pasokan ke pasar tradisional di Mataram.

Sementara, program pembibitan cabai yang merupakan intervensi Pemkot Mataram produksinya kecil. “Yang 100 hektar sudah selesai ditanam. Kita lanjutkan lagi 20 hektar. Tapi panennya sedikit,” kata Mutawalli.

Melonjaknya harga cabai menurutnya, harus segera ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian NTB. Artinya, Pemprov memasok kebutuhan cabai dari Pulau Sumbawa untuk kebutuhan masyarakat di Kota Mataram.

Tren kenaikan harga salah satu bumbu dapur tersebut, petani kebanyakan mengirim ke Pulau Jawa. Kemudian kebutuhan cabai di daerah jadi langka. Dia menyebutkan, harga cabai di Pasar Mandalika mencapai Rp 70 ribu/kg.

“Kebanyakan petani kalau sudah harga mahal, mereka menjual ke Jawa,” ujarnya. Kenaikan harga cabai pada kondisi tertentu saja.

Akan tetapi, Mutawalli memastikan sekitar awal April harga cabai akan kembali normal. Mahalnya cabai dirasakan dampaknya oleh Inaq Resi. Pedagang sayur di Pasar Cemara ini bingung tak stabilnya harga.

Satu kilogram cabai diambil di pengepul di Pasar Mandalika seharga Rp 70 ribu. Ia hanya mengambil keuntungan Rp 10 ribu dalam satu kilogram. “Untung saya cuman Rp 10 ribu,” sebutnya.

Tidak diketahui penyebab turun naiknya harga cabai. Yang membuatnya kewalahan saat menjual eceran. “Kita mau kasih sedikit ndak enak. Pembeli dikasih banyak, malah kita yang rugi,” demikian tuturnya. (cem)

BERITA TERKAIT :

  • Warga Mataram Harapkan Ahyar Abduh Tiru AhokWarga Mataram Harapkan Ahyar Abduh Tiru Ahok
  • Selain Ruko, Toko Kosong juga Ditemukan di MallSelain Ruko, Toko Kosong juga Ditemukan di Mall
  • Kasus Penyaluran KUR di NTB akan Dilaporkan ke Kementer...Kasus Penyaluran KUR di NTB akan Dilaporkan ke Kementer...
  • Sengketa Tapal Batas Pulau Kalong, Sumbawa Tunggu Keput...Sengketa Tapal Batas Pulau Kalong, Sumbawa Tunggu Keput...
Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »