WARTA 24 NUSA TENGGARA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kota Mataram Siap Jadi Tuan Rumah PON 2024

Posted by On 20.51

Kota Mataram Siap Jadi Tuan Rumah PON 2024

  • Sport
  • All Sport
  • Detail Berita

Kota Mataram Siap Jadi Tuan Rumah PON 2024

Antara · Jumat, 02 Maret 2018 - 19:23 WIB

Pekan Olahraga (Foto: Antara)

MATARAM, iNews.id - Ibu kota Nusa Tenggara Barat, Mataram turut mencalonkan diri untuk menjadi penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Pemerintahan Kota Mataram mengaku siap untuk me ngemban tugas tersebut.
"Kota Mataram telah seringkali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan-kegiatan berskala besar, baik yang berskala nasional maupun internasional," kata Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.
Hal itu disampaikan Mohan yang juga Ketua KONI Mataram dalam acara silaturahmi dengan pengurus KONI NTB dan tim dari KONI Pusat di Aula Pendopo Wali Kota Mataram Kamis (1/3/2018) malam, setelah melakukan survei ke tempat-tempat yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan pertandingan olahraga, yang mayoritas di berada di Kota Mataram.
Mohan mengatakan, kesiapan Kota Mataram untuk menjadi tuan rumah bagi para atlet dan ofisial berbagai cabang olahraga (cabor) yang akan datang dari seluruh Indonesia, tidak perlu diragukan.
"Setelah dilakukan kunjungan tim ke venue, dapat membawa hasil yang baik. Semoga hal itu bisa memberikan gambaran dan keputusan positif atas usulan kami sebagai tuan rumah PON 2024," katanya.
Menurut Mohan, PON bukan hanya berkaitan dengan urusan mengukur dan mengukir prestasi di bidang olahraga saja. Bila nantinya KONI Pusat merekomendasikan penunjukan NTB dan Bali sebagai tuan rumah PON 2024, maka akan menjadi PON pertama yang digelar di kawasan timur Indonesia.
Hal tersebut tentunya akan berdampak sangat besar bagi daerah, karena Mohan meyakini bahwa dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda olahraga terbesar di Indonesia akan memberi kesempatan bagi NTB, dan Kota Mataram pada khususnya, untuk lebih menunjukkan citra sebagai daerah tujuan wisata yang tidak kalah menariknya dari daerah lain.
"Ada harapan-harapan yang spesifik. Banyak hal yang bisa kami tawarkan, khususnya di bidang tourism. Banyak spot-spot yang nantinya bisa diperkenalkan," katanya.
Hal senada dikatakan oleh Ketua KONI NTB Andi Hadianto, bahwa menjadi tuan rumah gelaran PON akan memberikan dampak yang sangat baik bagi Kota M ataram dan NTB pada umumnya.
"Belum lagi rasa bangga yang akan ditimbulkan atas kepercayaan yang diberikan," katanya.
Selama 12 hari gelaran PON Bali-NTB 2024 nanti, akan disuguhkan pesta olahraga nasional yang dikemas dalam bentuk "sport", "tourism", and "culture", sesuai dengan citra Provinsi NTB dan juga Bali sebagai daerah wisata yang kaya dengan seni dan budaya.
Sedangkan kesiapan dari sisi infrastruktur, diakui sangat representatif. Semua venue yang ada di Kota Mataram juga tinggal membutuhkan pembenahan dan perbaikan-perbaikan kecil saja.
"Potensi kita sebenarnya luar biasa, prestasi di bidang olah raga juga luar biasa. Buktinya 15 anak NTB saat ini berada dalam tim Indonesia di Asian Games. Tapi, kadang percaya diri kita yang masih kurang," ujarnya.
Sementara dari hasil kunjungan tim KONI Pusat yang dipimpin oleh Ketua Bidang Pembinaan Organisasi Mayjen TNI (Purn) Suwarno, disimpulkan bah wa dukungan dari semua pemangku kepentingan baik di provinsi maupun di kabupaten atau kota, sangat besar untuk mewujudkan Bali dan NTB sebagai tuan rumah PON 2024.
Suwarno juga mengatakan, bahwa hasil kunjungan juga mendapati beberapa potensi di Kota Mataram yang bisa dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan bagi cabor tertentu, yang belum dimasukkan dalam koridor.
"Kalaupun ada persoalan, hanya sedikit dan tidak ada yang substansial. Meski demikian diingatkan pula bahwa ada konsekuensi yang timbul," katanya.
Selain akan melibatkan kebijakan anggaran untuk pendanaan sebagai konsekuensi utama, penyiapan lokasi juga harus seiring dengan penyiapan atlet sebab bila terpilih sebagai tuan rumah, ada tiga tugas yang harus dilakukan.
"Tiga itu adalah, menyiapkan tempat pertandingan, panitia, dan melakukan pembinaan atlet," sebutnya.


Editor : Haryo Jati Waseso

Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

VIDEO

Tiket Laga Persija vs Tampines Rover Telah Dibuka sejak Pagi

  • Rayakan Kemenangan, The Jak Mania Ceburkan Diri ke Kolam HI

  • Jebol Stadion GBK, Kemenangan Persija Tercoreng Oknum Suporter

  • Kalahkan Newport, Tottenham Melaju ke Putaran 4 Piala FA

  • Persija Siap Hadapi Jadwal Padat di Piala Presiden dan Piala AFC

BERITA POPULER

  • Hasil PGK 2018: Menang Adu Penalti, SFC Hadapi Arema FC di Final

  • Prediksi Liverpool Vs Newcastle: Laga Pembuktian Benitez

  • Hasil PGK 2018: Bungkam Persebaya, Arema FC Melaju ke Final

  • Prediksi Borneo FC Vs Sriwijaya FC: Perang Bintang di Samarinda

  • Prediksi Tottenham Vs Huddersfield: Fokus, Enggan Pikirkan Juventus

  • Mourinho Tegaskan MU Akan Lepas Ibrahimovic di Akhir Musim

  • Kota Mataram Siap J adi Tuan Rumah PON 2024

  • Lautaro Martinez Bantah Resmi Bergabung dengan Inter Milan

  • Gagalkan Penalti Aubameyang, Ederson: Berkat Penelitian Tim

  • Hantam Arsenal, Guardiola: Ini Berkat Performa Gemilang Ederson

DATA & KLASEMEN

Sepak Bola

MAN OF THE MATCH

  • Marco Asensio Pencetak Gol ke-6.000 Madrid di La Liga

BEST MOMENT

  • Sejak Kapan Sepak Bola Dimainkan? Ini Sejarahnya

  • Ternyata Timnas Indonesia Masuk Buku Rekor Piala Dunia

  • Air Mata Susi Susanti di Barcelona

TOPIK POPULER

  1. Gempa Bumi
  2. Piala Gubernur Kaltim
  3. Liga Inggris
  4. Pembunuhan
  5. Indonesian Idol
  6. Panglima TNI
  7. TNI
  8. Narkoba
  9. Fenomena Langka
  10. Pelecehan Seksual
Sumber: Google News | Warta 24 Mataram

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »